PROPOSAL PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN MEMPAWAH TAHUN ANGGARAN 2026/2027

Nama (Individu atau Organisasi): Pd_Muhammadiyah Kab.Mempawah

Alamat: Alamat: JLR. Kusno Mempawah/Masjid Alfurqon

Latar Belakang:
Keberadaan Muhammadiyah tidak dapat dilepaskan dari sosok pendirinya yaitu Kyai Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis yang berasal dari kota santri Kauman di Yogyakarta. Haji gagasan tersebut diperoleh Kyai Haji Ahmad Dahlan setelah menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dan bermukim yang kedua kalinya pada tahun 1903. Ide gerakan tersebut didapatkan beliau setelah berguru kepada ulama-ulama Indonesia yang bermukim di Mekkah seperti Syeikh Ahmad Khatib dari Minangkabau, Kyai Nawawi dari Banten, Kyai Mas Abdullah dari Surabaya, dan Kyai Fakih dari Maskumambang. Awal mula lahirnya Muhammadiyah sebagai sebuah organisasi adalah hasil interaksi Kyai Haji Ahmad Dahlan dengan kawan-kawan dari Boedi Oetomo yaitu R. Budihardjo dan R. Sosrosugondo. Gagasan di tidak pendirian Muhammadiyah juga merupakan saran dari salah seorang siswanya Kweekscholl Jetis yang menyarankan agar kegiatan pendidikan yang dirintis beliau diurus sendiri tetapi oleh suatu organisasi agar terdapat kesinambungan setelah beliau wafat. Menurut Adaby Darban, gagasan pendirian organisasi Muhammadiyah tersebut selain bertujuan untuk mengaktualisasikan pikiran-pikiran Kyai Haji Ahmad Dahlan juga secara praktis-organisatoris untuk mewadahi dan memayungi sekolah Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah, yang didirikan pada 1 Desember 1911. Sekolah tersebut adalah rintisan lanjutan dari kegiatan Kyai Dahlan dalam memberikan pelajaran yang mengandung ilmu agama Islam dan pengetahuan umum di beranda rumahnya. sekolah yang didirikan pada tahun 1911 di kampung Kauman Yogyakarta tersebut merupakan "Sekolah Muhammadiyah", yakni sebuah sekolah agama yang tidak diselenggarakan di surau seperti pada umumnya, tetapi bertempat di dalam sebuah gedung milik ayah Kyai Dahlan dengan menggunakan meja dan papan tulis, untuk mengajarkan agama dengan dengan cara baru serta ilmu-ilmu umum.

Maksud dan Tujuan:
1. Islam tidak lagi bersinar dalam cahaya murninya 2. Kurangnya persatuan dan kesatuan umat Islam sebagai akibat gagalnya Uhuwah Islamiyah dan lemahnya organisasi yang kuat penegakan 3. Beberapa lembaga pendidikan Islam tidak mampu menghasilkan eksekutif-eksekutif Islam karena tidak lagi memenuhi tuntutan zaman 4. Sebagian besar umat Islam hidup dalam kisaran sempit fanatisme, keyakinan buta, pemikiran dogmatis, konservatisme, formalisme, dan tradisionalisme 5. Dari persepsi bahaya Islam yang mengancam jiwa, dan sehubungan dengan kegiatan pusat Kristen di Indonesia yang semakin mempengaruhi penduduk

Tanggal Masuk Proposal:
Feb 28, 2026

Proposal Proyek

Tahap: Pemeriksaan oleh Bupati

Keterangan TU:
Berkas sudah diterima dengan lengkap dan dapat di proses selanjutnya

Tanggal Masuk LPJ:
-

Rencana Penggunaan Dana

Dana Proposal Disetujui
Permohonan Bantuan Dana Hibah Rp. 451.700.000,- Rp. 0,-
Total Rp. 451.700.000,- Rp. 0,-